PEMOGRAMAN DASAR


 PEMOGRAMAN DASAR

Program adalah kumpulan perintah atau intruksi yang memberi tahu apa yang harus dilakukan robot atau aplikasi. perintah tersebut tidak dibuta sembarangan, melainkan ditulis oleh seorang yang disebut Programmer. Programmer adalah orang yang membuat dan menyusun perintah agar robot  atau aplikasi dapat bekerja sesuai tugasnya.

Proses Pembuatan perintah atau intruksi ini disebut pemrograman. pemrograman merupakan kegiatan merancang, menulis dan menguji kode-kode program untuk menyelesaikan suatu masalah. tanpa program

1. Menyusun dan menerjemahkan Diagram Alur (Flowchart)

Flowchart dapat di ibaratkan peta kecil yang membantu kita melihat alur dari awal sampai akhir, Dalam Flowchart terdapat bentuk-bentuk bangun datar seperti persegi panjang, jajar genjang, belah ketupat dan lingkaran. Setiap bentuk memiliki atri khusus.


Pada dasarnya Flowchart menggambarkan algoritma yang disusun untuk menyelesaikan masalah seperti yang kita bahas pada bagian pemecah masalah dengan cara berfikir komputasional. Sebagai contoh lihat bentuk algoritma dan flowchart berikut.



2. Menggunakan Logika Dasar dalam Pemrograman

Agar komputer dapat menjalankan tugasnya dengan baik, kita harus memberikan perintah yang teratur dan mudah dimengerti olehnya. Menyusun langkah-langkah lewat algoritma dan flowchart memang penting, tetapi belum cukup. Kita guga perlu menuliskan perintah dalam bentuk lebih jelas dan ter struktur adag komputer dapat memahami dan menjalankan dengan benar. Salah satu cara untuk menyusun perintah dengan rapi adalah dengan menggunakan pseudocode dan memahami logika dasar dalam pemrograman.


Pseudocode adalah cara menulis algoritma atau rangkaian instruksi program dalam bentuk bahasa deskriptif yang sederhana, agar mudah dipahami manusia. Pseudocode tidak terikat aturan sintaksis baku suatu bahasa pemrograman, sehingga sering disebut sebagai kode semu. 

Logika Kondisi Percabangan 


Percabangan IF-THEN (Jika maka) digunakan jika ada satu kemungkinan yang perlu diganti, artinya jika kondisi benar, maka komputer akan menjalankan suatu perintah tertentu, jika kondisi tidak terpenuhi maka tidak ada perintah yang dijalankan

contoh:
if : hujan turun:
   bawa payung

contoh:
masukan kantong teh ke cangkir
if : teh yang dipesan manis
   masukan gula
tuang air panas ke cangkir
aduk isi cangkir
sajikan minuman teh

Percabangan IF-THEN-ELSE (jika-Maka-Selain itu) digunakan untuk menangani dua atau lebih kondisi. Artinya jika kondisi benar, maka program akan menjalankan perintah pertama. akan tetapi jika kondisi tidak benar, maka program akan menjalankan perintah lainnya.


contoh:

if : hujan akan turun:
   bawa payung
else:
   guanakan jaket


contoh:

Siapkan selembar roti tawar
if : membuat roti lapis coklat :
    oleskan selai coklat
else
    oleskan mentega
tutup kembali dengan selembar roti
sajikan roti lapis

Logika Pengulangan (loop)

Logika Pengulangan (loop) adalah cara agar komputer dapat menjalankan perintah yang sama secara berulang-ulang. biasanya, logika pengulangan ditulis dengan kata "for" yang artinya "untuk". misal untuk 5 kali, lakukan perintah tersebut. Dengan logika tersebut, komputer dapat lakukan menghitung, mencetak angka, atau mengulangi langkah-langkah dalam program secara otomatis.

contoh:

tanpa penggunaan Loop

ucapkan selamat pagi
ucapkan selamat pagi
ucapkan selamat pagi

menggunakan Loop

for 3 kali
   ucapkan selamat pagi

Dengan menggunakan Loop kita bisa lihat bahwa program menjadi lebih singkat dan efisien dibandingkan jika menulis dengan tanpa loop.





Komentar